Sunday, 8 April 2012

Dua belas Bukti bahwa Muhammad adalah Nabi Benar



Oleh Syaikh Abdul Rahman `Abdul Khaliq

Saudara saya di mana-mana! Dengan tulisan ini, saya tidak singling keluar penganut Islam - yang saya menganggap - melainkan Saya menulis esai ini untuk setiap pria dan wanita di seluruh dunia.
Aku meminta kepada Allah bahwa Dia memfasilitasi tat esai ini mencapai setiap telinga, berada di bawah pandangan mata setiap, dan dipahami oleh setiap hati ...
Muhammad bin 'Abdullah adalah Nabi Allah dan Rasul Akhir Dikirim oleh Allah untuk Penduduk Bumi.
Saudara saya di mana-mana! Anda harus tahu bahwa Rasulullah, Muhammad bin 'Abdullah (semoga Allah berkat dan damai menyertainya) adalah Rasulullah dalam kenyataan dan kebenaran. Bukti-bukti yang menunjukkan kebenaran-Nya yang melimpah. Tidak ada tapi seorang kafir, yang keluar dari kesombongan sendiri, bisa menyangkal tanda-tanda ini.
Di antara bukti-bukti:
1. Muhammad (semoga Allah berkat dan damai menyertainya) dibesarkan buta huruf, tidak dapat membaca atau menulis, dan tetap seperti itu sampai kematiannya. Di antara semua umat-Nya, ia dikenal sebagai jujur ​​dan dapat dipercaya. Sebelum menerima wahyu, dia tidak memiliki pengetahuan sebelumnya dari Agama atau Pesan sebelumnya dikirim. Dia tetap seperti itu untuk pertama empat puluh tahun. Wahyu kemudian datang kepada Muhammad dengan Quran bahwa kita sekarang memiliki antara tangan kita. Ini Quran disebutkan sebagian besar rekening ditemukan dalam tulisan suci sebelumnya, bercerita tentang peristiwa ini dalam detail yang terbesar seolah-olah ia menyaksikan mereka. Akun ini datang tepat seperti yang mereka ditemukan di dalam Taurat diturunkan kepada Musa dan dalam Injil diturunkan kepada Yesus. Baik orang Yahudi atau orang Kristen mampu mendustakan dia tentang apa pun yang katanya.
2. Muhammad (berkah semoga Allah dan saw) juga menubuatkan segala sesuatu yang akan terjadi dengan dia dan komunitasnya setelah dia, yang berkaitan dengan kemenangan, penghapusan kerajaan tirani Chosroes [judul kerajaan untuk raja-raja Zoroaster dari Persia] dan Caesar, dan pembentukan agama Islam di seluruh bumi. Peristiwa ini terjadi persis seperti yang diramalkan Muhammad, seolah-olah sedang membaca masa depan dari sebuah buku yang terbuka.
3. Muhammad (semoga Allah berkat dan damai menyertainya) juga membawa Quran bahasa Arab yang merupakan puncak kefasihan dan kejelasan. Al Qur'an menantang orang-orang Arab yang fasih dan lancar pada masanya, yang awalnya mendustakan dia, untuk mendatangkan satu bab seperti Alquran. Orang-orang Arab yang fasih pada zamannya tidak mampu untuk mengikuti Quran ini.
Memang, sampai zaman kita, tidak pernah berani mengklaim bahwa ia telah mampu menulis kata-kata yang sama-atau bahkan pendekatan-urutan, rahmat, keindahan, dan kemegahan ini Alquran.
4. Sejarah kehidupan Nabi Mulia ini adalah contoh sempurna yang tegak, penyayang, penuh kasih, jujur, berani, murah hati, jauh dari semua karakter jahat, dan asketis dalam segala hal duniawi, sementara berjuang semata-mata untuk pahala di akhirat. Selain itu, dalam semua tindakan dan transaksi, ia pernah sadar dan takut Allah.
5. Allah menanamkan kasih yang besar bagi Muhammad (semoga Allah berkat dan damai menyertainya) dalam hati semua yang percaya dan bertemu dengannya. Kasih ini mencapai suatu derajat bahwa setiap teman-temannya rela mengorbankan (atau dia) dirinya, ibu atau ayah baginya.
Hingga hari ini, mereka yang percaya pada Muhammad menghormati dan mencintainya. Siapapun dari mereka yang percaya kepada-Nya akan tebusan keluarganya sendiri dan kekayaan melihatnya, meskipun tetapi sekali.
6. Semua sejarah belum diawetkan biografi setiap orang dengan cara yang telah diawetkan kehidupan Muhammad, yang adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah.
Juga memiliki seluruh bumi tahu ada yang setiap pagi dan malam, dan sering kali setelah itu sepanjang hari, yang dianggap oleh mereka yang percaya dalam dirinya. Setelah mengingat Muhammad, orang percaya di dalam Dia akan menyambut dia dan meminta Allah memberkatinya. Mereka melakukan itu karena hati yang penuh dan cinta sejati untuknya.
7. Juga belum menjadi setiap manusia di bumi yang masih diikuti di semua perbuatannya oleh mereka yang percaya dalam dirinya.
Mereka yang percaya kepada Muhammad, tidur dengan cara ia tidur; menyucikan diri (melalui wudhu dan mencuci ritual) dengan cara yang ia dimurnikan dirinya sendiri; dan mematuhi praktek dalam cara mereka makan, minum, dan pakaian sendiri.
Memang dalam semua aspek kehidupan mereka, orang-orang percaya pada Muhammad mematuhi ajaran-ajaran yang tersebar di antara mereka dan jalan yang ia tempuh di atas selama hidupnya.
Selama setiap generasi, dari zamannya sampai zaman kita, orang percaya dalam hal ini Nabi Mulia telah sepenuhnya ditaati ajaran-ajarannya. Dengan beberapa, ini telah mencapai tingkat yang mereka inginkan untuk mengikuti dan mematuhi cara Nabi dalam hal-hal pribadinya tentang yang Allah tidak meminta dari mereka untuk mematuhi dalam ibadah. Sebagai contoh, beberapa hanya akan makan makanan tertentu atau hanya memakai pakaian khusus yang mereka Rasul suka.
Apalagi semua itu, semua orang yang percaya pada Muhammad mengulang pujian Allah, doa-doa khusus, dan doa bahwa ia akan mengatakan selama setiap tindakannya selama siang dan malam, seperti: apa yang akan dikatakannya ketika ia disambut orang, saat memasuki dan meninggalkan rumah, memasuki dan meninggalkan masjid, memasuki dan meninggalkan kamar mandi, tidur dan terbangun dari tidur, mengamati bulan sabit baru, mengamati buah yang baru pada pohon, makan, minum, berpakaian, berkuda, perjalanan dan kembali dari perjalanan, dan lain-lain
Apalagi semua itu, semua orang yang percaya pada Muhammad sepenuhnya melakukan-bahkan ke menit detail-setiap tindakan ibadah seperti shalat, puasa, zakat, dan haji-karena hal ini Rasul Mulia (berkah semoga Allah dan saw) mengajarkan dan sebagai dia sendiri dilakukan.
Semua ini memungkinkan mereka yang percaya kepada-Nya, untuk menjalani hidup mereka dalam semua aspek dengan Messenger Noble sebagai contoh mereka, seolah-olah ia berdiri di depan mereka, bagi mereka untuk mengikuti segala perbuatan mereka.
8. Tidak pernah ada juga tidak akan pernah menjadi seorang pria mana pun atas bumi ini yang telah menerima kasih seperti itu, menghargai, menghormati, dan ketaatan dalam segala hal kecil dan besar sama-seperti memiliki ini Nabi yang Mulia.
9. Sejak hari itu, di setiap wilayah bumi dan pada setiap periode, ini Nabi Mulia telah diikuti oleh orang dari semua ras, warna dan orang. Banyak dari mereka yang mengikutinya sebelumnya Kristen, Yahudi, kafir, musyrik, atau tanpa agama apapun. Di antara mereka yang memilih untuk mengikuti dia, adalah mereka yang dikenal untuk penghakiman suara mereka, kebijaksanaan, refleksi, dan pandangan ke depan. Mereka memilih untuk mengikuti Nabi Mulia setelah mereka menyaksikan tanda-tanda kebenaran dan bukti-bukti mukjizat-mukjizatnya. Mereka tidak memilih untuk mengikuti Muhammad dari paksaan atau paksaan atau karena mereka telah mengadopsi cara-cara ayah dan ibu.
Memang banyak dari pengikut dari Nabi (semoga damai berkat Allah besertanya), memilih untuk mengikuti dia selama waktu ketika Islam lemah, bila ada beberapa Muslim, dan ketika terjadi penganiayaan berat pengikutnya di bumi. Kebanyakan orang yang telah mengikuti Nabi (semoga Allah berkat dan damai menyertainya) telah melakukannya tidak untuk mendapatkan beberapa keuntungan material. Memang banyak pengikutnya mengalami bentuk-bentuk teragung dari kerusakan dan penganiayaan sebagai akibat dari mengikuti Nabi ini. Meskipun semua ini salahnya dan penganiayaan, hal ini tidak mengubah mereka kembali dari agamanya.
Saudara-saudaraku! Semua ini jelas menunjukkan kepada siapa pun yang memiliki akal, bahwa Nabi ini benar-benar dan benar-benar Rasul Allah dan bahwa ia tidak hanya seorang pria yang mengaku kenabian atau berbicara tentang Allah tanpa pengetahuan.
10. Dengan semua ini, Muhammad datang dengan agama besar di credal dan hukum make-up.
Muhammad digambarkan Allah dengan sifat-sifat kesempurnaan lengkap, dan pada saat yang sama dengan cara yang bebas dari ascribing kepada-Nya segala kekurangan. Baik para filsuf atau orang bijak yang bisa menggambarkan Allah seperti itu. Memang tidak mungkin untuk membayangkan bahwa setiap pikiran manusia bisa hamil terhadap makhluk hidup yang memiliki kemampuan lengkap seperti, pengetahuan, dan kebesaran; Siapa yang ditundukkan penciptaan; Siapa yang mencakup segala sesuatu di alam semesta, kecil atau besar, dan yang memiliki begitu sempurna belas kasihan.
Juga tidak pada kemampuan setiap manusia untuk menempatkan hukum yang sempurna berdasarkan keadilan, kesetaraan, rahmat dan objektivitas untuk semua aktivitas manusia di bumi seperti hukum-hukum yang dibawa Muhammad untuk semua bidang kegiatan manusia - seperti jual beli, pernikahan dan perceraian, menyewa, kesaksian, kustodian dan semua kontrak lainnya yang diperlukan untuk menegakkan kehidupan dan peradaban di bumi.
11. Tidak mungkin bahwa setiap orang memahami kebijaksanaan,, moral, sopan santun, keluhuran karakter seperti apa yang terhormat ini Nabi (semoga Allah berkat dan damai menyertainya) dibawa.
Dengan cara yang penuh dan lengkap, Muhammad menyebarkan ajaran tentang karakter dan tata krama terhadap orang tua, saudara, iblis, keluarga, kemanusiaan, hewan, tumbuhan dan benda mati. Tidak mungkin bagi pikiran manusia sendiri untuk memahami semua ajaran itu atau datang dengan ajaran yang sama.
Semua itu secara tegas menunjukkan bahwa Rasul ini tidak membawa) agama ini dari kemauannya sendiri, tetapi itu lebih merupakan pengajaran dan inspirasi yang ia terima dari Dia Yang menciptakan bumi dan langit tinggi di atas dan menciptakan alam semesta ini dalam yang ajaib arsitektur dan kesempurnaan.
12. Hukum dan credal make-up dari agama bahwa Rasulullah, Muhammad, (semoga Allah berkat dan damai menyertainya) membawa menyerupai rekayasa dari langit dan bumi. Semua itu menunjukkan bahwa Dia yang menciptakan langit dan bumi adalah Yang diturunkan hukum ini dan agama tegak.
Tingkat ditiru dari hukum Ilahi yang diturunkan pada Muhammad adalah untuk derajat yang sama ditiru dari ciptaan Ilahi dari langit dan bumi. Karena sama seperti manusia tidak bisa menciptakan alam semesta ini, dalam kemanusiaan dengan cara yang sama tidak dapat melahirkan sebuah hukum seperti hukum Allah bahwa Dia turunkan kepada hamba-Nya dan Rasul Muhammad (semoga Allah berkat dan damai menyertainya).

ISTANA IBLIS

ISTANA IBLIS
Mari kita menyusuri asal usul iblis. Iblis ialah keturunan para jin. Iblis berketurunan Ja'an, sebenarnya dia sangat pandai dan mirip malaikattetapi kemudian Iblis berperangai buruk dan sombong. Dari Iblis ini turunnya syaitan, Syaitan adalah jin tetapi tidak semua jin itu syaitan. Sebab jin sepertimanusia ada yang baik ada yang jahat.

Anak-anak Iblis
Setelah Iblis kahwin dengan Jin perempuan yang menjadi pengikutnya, lalu dari perkahwinan itu turunnya anak-anaknya yang kemudian di sebut syaitan. Iblis mempunyai 5 anak yang masing-masing diberi tugas tertentu.

1 Yang Tua sekali bernama Tsabar

Tugasnya ialah bertanggung jawab memberikan musibah yang membuatkan manusia menyesal, mengeluh, meratap dengan rintihan kebodohannya.

2 Yang Kedua bernama AI-A'war

Tugasnya bertanggung jawab.terhadap maharajalela perzinaan. Dia menggalakkan orang melakukan maksiat dan menganggap maksiat zina itu satu keseronokan.

3 Yang Ketiga bernama Maswath

Tugasnya menyebar kebohongan yang kemudian didengar oleh orang dan bohong itu disambung ke seorang yang lain. Sehinggalah bohong itu menjadi merebak berleluasa.

4 Yang Keempat bernama Dasim

Iblis yang menemani seseorang ketika dia menemui keluarganya lalu memperlihatkan aib dan malu pada diri mereka sehingga orang itu marah.

5 Yang Kelima bernama Zainabur

Syaitan yang satu ini berkeliaran di pasar-pasar di seluruh penjuru dunia. Merekalah yang menyebarkan pertengkaran, caci mencaci, perselisihan dan bunuh membunuh antara sesama manusia.

Mereka ini masing-masing mempunyai kerajaan yang sangat besar dan megah. Ada menteri, pemerintah, ada pejabat dan mempunyai wakil-wakil dan pengikut yang sangat banyakjumlahnya.

Dalam sebuah buku bertajuk The male offender dan the female offender, Dr Lamdrozzo menyatakan bahawa negara syaitan itu diperintah oleh 7 raja:

Ketujuh raja itu ialah:

a Maimun memerintah pada hari Sabtu
b Farkan memerintah pada hari Ahad
c Arka memerintah pada hari Isnin
d Samakas memerintah pada hari Selasa
e Mondiak memerintah pada hari Rabu
f Sauts memerintah pada hari Khamis
g Sarabuthus memerintah pada hari Jumaat
masing-masing mempunyai menteri yang
bertanggung jawab terhadap berbagai bidang.

Syaitan-syaitan di Kerajaan Air
Dunia ini 72 peratus adalah air, sedangkan daratan hanya 28 peratus. Manusia hanya mendiami daratan yang hanya satu pertiga dunia itu. Itu pun belum semua dihuni oleh manusia. Sedangkan Jin, Syaitan dan Iblis yang sudaah terlebih dahului menduduki dunia ini sudah membuat kerajaan-kerajaan yang megah di perairan, bahkan sebahagiannya mendiami di daratan.

Semua makhluk halus sangat suka tempat diperairan di mana ada pertemuan dua arus, baik sungai dengan lautan ataupun lautan dengan lautan.

Mengapa? kerana di antara keduanya terdapat batas. misalnya dua sungai yang mengalirdi Chatgam di Pakistan Timur menuju ke kota Arakan, Burma, kedua saliran sungai itu dapat dilihat secara jelas dan terpisah satu sama lain. Kedua sungai itu mengambiljaluryang terpisah. Fenomena in juga terdapat di sungai Gangga dan Yamuna di kota Allahabad. Penelitian dan kajian membuktikan terdapat hukum yang pasti dengan benda-benda yang mengalir yang disebut hukum "Surface tension" yang memisahkan dua arus yang mengalir ditempatnya.

Pembatasan kedua aliran ini akan menimbulkan medan magnet yang sangat disukai oleh makhluk halus.

Kerajaan Iblis di bumi Iblis pun ada pusat pemerintahan yang mengendalikanjalannya, aktiviti kegiatannya dalam melakukan aksi dan kekacauan terhadap anak keturunan Nabi Adam dan Hawa. kadang-kadang timbul pertanyaan di mana letaknya pusat pemerintahan Iblis itu?
Markas besar dan pusat pemerintahan Iblis di muka bumi ini terletak di dua tempat.

1 Di Segitiga Bermuda
2 Di Segitiga Formosa dan Sekitarnya


Kenapa diberi istilah Bermuda dan Formosa?

A. Segitiga Bermuda Istilah Bermuda asal mulanya dimaksudkan sebagai nama untuk bulan ketujuh kalendar Mesir, iaitu Naisan. Pada bulan ini petani menanam tebu dan kurma. Istilah ini kemudian di gunakan untuk menunjukkan suatu Segitiga imajinatif yang terletak di Lautan Atlantikj Segitiga Bermuda mempunyai keluasan 770,000 kilometer dan terdiri dari gugusan puau-pulau yang berjumlah 350 pulau. Pulau-pulau ini tersusuun seperti untaian manik-manik. Beberapa teluk kecil merupakan hujungnya terletak seluruhnya di Lautan Atlantik, 930 kilometer dari daratan Amerika.
Puncak Segitiga Imajinatif Bermuda di bahagian utara, terletak di pulau Bermuda. Sudut tenggaranya terletak di Puerto Rico. Penduduk nya berbahasa Sepanyol, di samping bahasa Inggeris. Ibukotanya bandar San Juan, sudut barat terletak di Miami Florida.

Banyak kejadian misteri berlaku di kawasan ini, bahkan menurut para peneliti daerah ini, segitiga bermuda merupakan daerah Elektromagnet. Daerah ini juga digelar Kuburan Atlantik yang tidak boleh ditangkap oleh setiap or-ang yang melakukan kajian dan menganalisa misterinya. Di situ terdapat singgahsana Iblis.

B Segitiga Formosa

Formosa ialah nama untuk sebuah pulau yang terletak 145 kilometer di sebelah Timur daratan China yang dipisahkan oleh Selat yang disebut Selat Formosa. Formosaa adalah China Nasionalis yang lebih dikenali dengan nama Taiwan. Luas pulau itu sekitar35,961 kilometer dan ibukotanya ialah BandarTaipeh. Formosa terkenal
kerana kedudukannya yang terletak di tenggara sebuah segitiga yang dikenali dengan nama "Perigi Syaitan" atau juga dikenali "Pusaran Syaitan" di m ana disitu juga terjadi berbagai-bagai peristiwa di mana hilangnya kapal dan kapal terbang yang sama hebat misterinya dengan Bermuda.

Puncak Segitiga Formosa ini
terletak di Pulau Gilbert di Laut Kuning, daerah ini disebut dengan "Kuburan Kapal dan Kapal Terbang". Sudut Timur lautnya terletak di pulau Formosa. Segitiga Pusaran Syaitan Formosa disebut sebagai daerah yang lebih merbahaya dari Segitiga Bermuda.
Daerah Formosa merupakan kawasan Segitiga pusaran air yang tersembunyi. Bukti-bukti ilmiah menunjukkan bahawa kawasan tersebut merupakan pertemuan antara arus air panas dan air sejuk.

Bahkan ada rahsia yang terungka dari alam Jin. Semua tempat yang merupakan antara aliran air panas dan air sejuk adalah kawasan yang digemari oleh Iblis dan pembantu-pembantunya sebagai pusat pemerintahan kerajaan dan negara Iblis.

Thursday, 5 April 2012

Godaan Setan Ketika Bayi Lahir



Kisah islamiah sore dengan kisah jin yang bernama setan.
Ketika bayi baru saja dilahirkan, maka orang tuanya disyariatkan untuk mengazani telinga kanan si bayi dan memberi bacaan iqomah di telinga kirinya.

Hal tersebut dilakukan untuk menjauhkan si bayi dari godaan setan. Setan ini akan mengganggu manusia sejak pertama lahir.

Berikut Kisahnya
Ada sebuah hadits, dari Abu Hurairah ra yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak ada seorang bayi pun dari anak Adam yang terlahir kecuali ia pasti mendapat tusukan dari setan sehingga bayi itu menangis dan menjerit karenanya, kecuali Maryam dan putranya (Nabi Isa as)."
(HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda,
"Jeritan bayi ketika lahir adalah karena mendapat tusukan setan."
(HR. Muslim).

Dari hadits di atas dijelaskan bahwa semua manusia, entah itu orang tuanya muslim atau tidak, ketika bayi lahir maka akan didatangi setan dan diganggu pada saat dilahirkan. Datangnya setan pada saat itu adalah untuk menancapkan tusukan ujung jarinya pada kedua mata anak Adam.

Setan Mencari Pengikut.
Tujuan setan menusukkan jarinya tersebut adalah setan berharap kelak di kemudian hari, anak Adam tersebut menjadi pengikut setianya. Matanya tidak bisa "MELIHAT" dengan benar antara yang baik dan yang jahat.

Kebaikan akan tampak menjadi bayang-bayang yang samar sehingga ia akan enggan menuju ke arah kebaikan tersebut. Kejahatan akan tampak seperti kilauan cahaya yang snagat meggiurkan sehingga ia akan berlari untuk menyongsongnya.

Oleh karena itu, Rasululah SAW memberi tuntunan kepada umatnya agar terhindar dari gangguan setan pada saat bayi dilahirkan.

Pertama.
Dengan diazani pada telinga kanannya dan diiqamatkan pada telinga kirinya.
Ibnu Abbas ra menuturkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Ajarkanlah kalimat 'Laa ilaaha Illallahu' kepada anak-anakmu sebagai kalimat pertama yang mereka dengar."
(HR. Al-hakim).

Rasulullah SAW juga bersabda,
"Barang siapa yang mendapati seorang bayi yang dilahirkan, kemudian diazankan di telinga kanannya dan diiqamatkan di telinga kirinya, maka ia tidak akan diganggu oleh Ummu Shibyan (setan yang selalu mengganggu anak kecil)."
(HR. Ibn Sunny dari Hasan ibn Aki ra).

Menurut Rasululah SAW, setan akan ketakutan dan berlari sejauh-jauhnya apabila mendengar suara azan.

Kedua.
Hal kedua yang bisa dilakukan pada bayi yang baru lahir adalah dengan dibacakan surat Al Ikhlas pada kedua telinganya.
Imam Muhyiddin ABi Zakaria Yahya dalam kitabnya Al Adzkar Al Nawawiyyah menjelaskan bahwa Rasullah SAW membacakan surat Al khlas pada telinga anak yang baru dilahirkan.

Ketiga.
Dengan mendoakan bayi yang baru dilahirkan.
Untuk meghindari bisikan setan pada bayi adalah dengan membacakan Surat Ali Imran ayat 36 dengan maksud untuk memohonkan perlindungan Allah SWT untuk anak yang baru dilahirkan agar terhindar dari godaan setan yang terkutuk.

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالأنْثَى وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya:
Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai Dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk."


Doa keselamatan dan perlindungan untuk anak.
"Ya Allah, kumohon perlindungan kepada-Mu untuk anak ini dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan dan kesusahan, dan dari pandangan mata yang menyakitkan."
(HR. Bukhari).


Benteng DAJJAL


Benteng DAJJAL

Benteng Dajjal semakin luas dan semakin canggih. Setiap kali otak dan sains manusia meloncat untuk jangkawaktu 20 tahun, Dajjal mampu melonjak lebih jauh, Dajjal melakukan lonjakan untuk jangkawaktu 100 tahun. Jika sejumlah ilmuan menemui satu peralatan baru, maka Dajjal atau para pengikutnya dapat membuat peralatan yang serupa yang dapat melumpuhkan penemuan baru itu dan dalam masa yang sama dia dapat mereka peralatan lain. Mereka membuatnya dengan cara-cara ilmiah dan penemuan berbagai tenaga yang belum terfikir oleh para ilmuan. Sehinggakan ada yang menganggap itu adalah mukjizat.

Dajjal telah sampai kepada penemuan yang telah kita temui. Tidakkah kita bayangkan betapa Dajjal dapat mengendalikan kecepatan angin dengan sistem radiasi? Tidakkah kita membayangkan bahawa Dajjal dapat mengendalikan getaran dan dia mencipta sistem dan gerakan besar dan kuat tanpa mengeluarkan sebarang bunyi, tanpa bising? Dajjal dapat mewarnai udara dengan warna yang dia inginkan, bahkan dia dapat membuat sistem-sistem lain untuk membuat dindingnya bergetar di udara seperti dari panel-panel kaca. Dajjal dapat mencipta sistem kincir angin yang memiliki sistem penyedup dan penghisap sehingga mampu menarik kapal-kapal terbang dan kapal-kapal laut besar.


Dajjal berjaya kerana dia rajin
mencari ilmu....
Tuhan tidak mengira siapa,
asalkan berusaha dia pasti dapat..



Kita masih merangkak dalam ilmu dan penciptaan. Dajjal telah mendahului kita dua abad dalam hal-hal seperti ini. Sudahkah kita umat Islam semua mengetahui tentang pengembangan tenaga fusi atom? iaitu imitasi reaksi yang dihasilkan di dalam mataharim di atas planet bumi kita? Ataupun tenaga yang dihasilkan dari dua inti atom dalam satu unsur atau dua unsur untuk menjadi satu unsur baru dengan karekteristik dan energi baru.

Tidak, Orang Islam belum mengetahuinya, orang Islam sebok dengan pergaduhan, caci mencaci, hina menghina, kafir mengkafir, asyik sebok dengan hukum itu bagaimana dan hukum ini bagaimana, sedangkan perkara itu tidak langsung berlaku. atau jarang sangat berlaku. Bukankah Dajjal sengaja dan berjaya melekakan orang Islam? Sedangkan Dajjal sudah tahu ilmu-ilmu itu semua dan telah menggunakannya sejak dua abad yang lalu.

Dajjal telah berjaya menggunakan empat jenis energi secara optimal. Tenaga matahari, tenaga udara, tenaga panas di laut dan lautan dan tenaga air. Sudah tentu Dajjal dapat menghasilkan tenaga untuk keperluan kerajaan di bawah airnya yang luas mencapai 350 kilometer persegi itu. Luas Segitiga Bermuda 770,000 kilometer persegi. Hujung Utara berada di Ber-
muda, Hujung Tenggara berada di Puerto Rico dan Hujung Barat berada di Miami Florida.

Pemandangan benteng Dajjal ini sangat indah. Di dalamnya terdapat bahagian-bahagian piramid yang saling bersambung dan mampu berpindah setiap saat seolah-olah kapal selam besar. Sebahagian dari bentengnya nampatterlihatdi permukaan air. Tetapi di sekitarnya terdapat medan-medan magnet dan energi-energi yang dapat menangkap apa saja, betapa pun besarnya. Dajjal tidak suka dan tidak mahu kapal atau kapal selam atau pun kapal terbang masuk ke wilayahnya dan terpandang bentengnya itu. Sebab itulah garis-garis pertahanannya sangat besar.




Dajjal sengaja membuatkan orang
Islam bertelagah sesama sendiri,
kadang-kadang kita leka bertengkar
dengan perkara yang remeh temeh
sedangkan musuh Islam sudah
jauh ke depan




Dajjal membuat prinsip '
BARANGSIAPA MASUK, MAKA DIA TIDAK AKAN KELUAR' Benteng-benteng Dajjal tidak meliputi seluruh Segitiga Bermuda, terutama bahagian atas. bahagian yang dibangunkan di dalam air nampaknya terbentang meliputi keseluruhan hingga pantai Miami, Florida.Yang paling mengkagumkan, Dajjal mempunyai benteng berbentuk piramid yang sangat khusus dan sangat rahsia. Tidak ada sesiapa yang mengetahuinya. Di dalam benteng ini terdapat bilik pengawasan khusus yang dapat dijadikan untuk menghancurkan bahagian benteng-benteng lain semasa ada serangan dari kekuatan-kekuatan yang tidak diketahui. Seluruh benteng dan kotanya merupakan tempat-tempat yang sangat kaya, sehingga orang hidup di sana tidak akan mahu meninggalkan tempat itu.

Rahsia Segitiga Bermuda tersembunyi dengan kemas berdasarkan cara ilmiah termoden dengan bantuan syaitan dan jin.

Seorang penulis Amerika, Vincent Judith mengatakan, istilah Segitiga Bermuda ini sesungguhnya di sana terdapat satu daerah berbentuk segitiga yang terletak di antara pantai timur Florida dan kepulauan bermuda. Dia menegaskan bahawa daerah itu sangat berbahaya bagi pelayaran dan penerbangan. Daerah itu bertanggung jawab atas hilangnya tidak kurang dari 100 kapal laut dan kapal terbang secara misteri dan menelan korban nyawa sebanyak lebih dari 1,000 orang. Kebanyakan tragedi misteri itu terjadi sejak tahun 1945. Semuanya hilang sehingga tidak ada bekas atau kesan walaupun bangkai mayat. Seolah-olah laut itu membelah dan kemudian menelan mereka.

Kawasan Segitiga Bermuda itu pernah di ambil gambar dari satelit. Semua gambar yang dikirimkan tidak jelas, kecuali gambar yang menampakkan bongkahan daratan yang tidak jelas. Setelah dilakukan fokus semula, dengan mengambil gambar secara lebih tepat lagi, hasilnya seluruh gambarnya negatif. Ini menunjukkan Dajjal memiliki sistem yang luar biasa yang dapat melumpuhkan kemampuan satelit bahkan dapat menghapuskan pita kaset. Ketua kajian, Profesor Wayne Mitchgeon akhirnya menjelaskan: "Kami berhadapan dengan satu kekuatan yang besar, kami sama sekali tidak mengetahui sedikit pun."

Dajjal dan orang bukan Islam
menggali berbagai pengetahuan
dari Piramid, tetapi orang Islam
hanya kagum dengan binaan
ajaib itu dan menggunakannya
sebagai tarikan pelancung.



Kawasan ini telah dipilih oleh Iblis. Iblis telah memilihkan untuknya tempat di Lautan Atlantik yang merupakan singgahsana Iblis di daerah Isthmus, tempat pertemuan arus panas dan sejuk. Tempat seperti ini boleh membantu menghasilkan energi-energi besar yang dika digunakan akan mengakibatkan bahaya besar. Dia pergi bersama para pengikutnya. Mereka melakukan apa saja yang mereka inginkan dan mendirikan apa yang mereka kehendaki berupa bangunan
besar dan kukuh di Segitiga Bermuda. Idea pembangunannya diilham oleh piramid terbesar dan bintang enam Israel yang sesungguhnya hanyalah dua piramid yang saling berhubung. Dajjal berpandukan peraturan-peraturan, di antaranya: menggabungkan hal-hal yang bertentangan untuk memperoleh keadaan seimbang dan dipusatkan pada sekitar perkara yang diinginkan.

Dajjal mempelajari beberapa pelajaran penting tentang piramid. Piramid merupakan simpanan rahsia dan gudang ilmu pengetahuan. Dajjal sudah tahu hal ini terlebih dahulu bahawa bangunan-bangunan yang didirikan mirip piramid itu dibangunkan dengan cara yang sama di atas pusat magnetik yang mengalir dari kutub utara dan kutub selatan. Dengan demikian ia menghasilkan medan-medan energi yang boleh mengawetkan daging, menjaga kesegaran makanan, menajamkan pisau, menjernihkan air, menumbuhkan tanaman dan mempercepatkan bunga. Dajjal telah tahu hal ini sejak ratusan tahun dahulu lagi. Dajjal tahu binatang apa pun yang mati di kamar raja di dalam piramid terbesar itu tidak akan busuk, hanya menjadi kering seperti diawetkan. (Sedikit masa lalu, seorang pengkaji dari Peranchis, Carry Bovis, telah membina sebuah piramid kecil setinggi 2.5 kaki dari permukaan tanah. Di dalamnya tepat di bawah puncaknya, diletakkan bangkai kucing, Bangkai itu diletakkan pada sepertiga bahagian atas piramid, iaitu ketinggian kamar raja dalam Piramid. Bangkai kucing itu benar-benar mengering dan tidak busuk, bahkan menjadi mummi)

Dajjal memang mengetahui tentang medan-medan energi, potensi elektromagnetik, sinar gamma, sinar kosmik, cairan-cairan kimia dan struktur logam. Sebab itu Dajjal boleh bertindak dengan hebat dan dia memiliki kemampuan dalam berbagai bidang dan berjaya mencipta berbagai peralatan. Mengapa kita orang Islam ambik mudab dengan perkara-perkara dan ilmu-ilmu sedemikian.

Dajjal sendiri pernah berkata kepada Nabi Musa:

Aku mengetahui apa yang belum mereka ketahui
(Q.S Thaha, 20:96)
Benteng Piramid Dajjal ini boleh dikuburkan dan kemudian dihancurkan sebelum muncul ke permukaan. Benteng itu tidak akan muncul selama-lamanya.

Piramid yang berada di dalam air atau di atas permukaan air merupakan paduan potensi energi yang menakutkan dan juga satu kesenangan hidup dan rahsia. Professor Michel Guaquelin dalam bukunya ada mengatakan: "Air itu tidak hanya mengalir dalam bumi kita saja, melainkan juga mengalir dalam kehidupan kita." Seterusnya Profesor itu mengatakan: Makhluk-makhluk hidup di alam ini nampak seperti benda-benda yang melekat pada tabung-tabung kimia. Di dalamnya potensi-potensi alam bekerja melalui air yang terdapat di dalam tubuh."

Seorang llmuan Amerika Ed Petit, mengatakan bahawa dia pernah menggunakan air yang tersimpan di dalam piramid selam dua minggu untuk mencuci wajahnya. Dia tidak menggunakan alat-alat kecantikan lain. Setelah lima minggu, teman wanitanya mula berkata, "Apa yang engkau pakai untuk merawat wajah engkau? Aku tengok kulit wajah engkau itu sungguh halus sekali!"

Seorang wanita yang hanya menggunakan nama C.M dari Miami Florida teah menulis surat kepada Ed Petit. Isi suratnya seperti berikut:

Saudara telah menyatakan dalam buku saudara yang bertajuk KEKUATAN MISTERI DALAM PIRAMID dan kebaikan menggunakan air yang tersimpan dalam piramid untuk mencuci wajah. Saya telah lama meragukan kebanyakan bahan kosmetik yang membahayakan kulit Tetapi empat minggu lalu, saya tidak pernah lagi menggunakan apa pun untuk mencuci muka saya selain air dari piramid. Rupa-rupanya ia adalah satu idea yang baik sekali. Nampanya ia memberi kesempatan bagi kulit saya untuk bernafas lagi. Kulit saya nampak halus, suatu perkara yang tidak pernah terjadi selama berpuluh tahun sebelum ini."

Ada seorang lagi mengirim surat dengan menggunakan ringkasan nama T.M..Dia seorang penduduk Denver di daerah Colorado, Amerika. Antara kandungan tulisannya ialah"Air piramid itu lebih manis rasanya daripada air biasa. Air itu turun ke dalam perut dengan mudah, benar-benar seperti aliran energi langsung dari solar plexus."

Solar plexus ialah salah satu dari 7 pusat bioelektrik atau pusat-pusat energi pada manusia. Solar plexus inilah yang menerima tenaga matahari. Di dalam yoga, pusat ini disambungkan dengan api. Sebahagian orang mendefinisikan piramid itu sebagai "api ditengah-tengah". Di dalam piramid terdapat kamar raja, yang terletak ditengah- tengah bangunan piramid itu.

Selain itu, solar plexus juga terdapat di pusat tubuh manusia. Apr dan air mempunyai sifat-sifat yang saling berlawanan. Oleh kerana itu, api yang ada di pusat piramid kadang-kadang tertarikg ke air dan menyebabkan perubahan. Ungkapan ini sangat penting. Sebahagian darinya dapat kita perhatikan dari apa yang Dajjal lakukan dalam menghasilkan tenaga elektromagnetik besar yang digunakan di daerah isthmus (pertemuan dua aliran , yang satu panas dan satunya sejuk) Bangunan berupa benteng berbentuk piramid besaar. Bahagian dalam benteng ini terbahagi beberapa bahagian. Semuanya merupakan vila untuk tempat tinggal, jalanraya, lapangan terbang dan makmal. Semuanya tertutup rapat. Tidak ada sedikit pun cahaya matahari yang masuk. Tidak ada keluarga, kehidupannya adalah kehidupan bebas. Kaum wanitanya hidup bersama. Anak-anak lelaki dan perempuan adalah anaktuhan. Tidak ada kebapaan dan keibuan. Pendidikannya berupa perburuan binatang buas. la adalah orang pertama yang menyebarkan di kalangan or-ang-orang Amerika bahawa perempuan yang masih perawan menyebabkan penyakit barah. Oleh kerana itu mereka harus segera dibebaskan dari keperawanannya. Dajjal bersama pengikutnya, khususnya lelaki dan perempuan, melakukan hubungan seksual dengan cara yang paling jijik, melebihi binatang. Mereka juga dididik untuk membenci Islam dan kaum Islam.



Dajjal membuat fitnah supaya
anak-anak gadis yang masih ada
daranya itu mesti dihabiskan daranya cepat-
cepat sebab kononnya ia akan
mengakibatkan barah. Dalam
sistem hidup Dajjal seks adalah
bebas dan kegiatan seks Dajjal amat
jijik sekali


BAHAYANYA DAJJAL

BAHAYANYA DAJJAL

Nabi Muhammad saw telah member! peringatan kepada semua manusia tentang niat jahat makhluk yang terkenal dengan panggilan al-Masih ad Dajjal. Namanya itu melambangkan dia boleh mengubah rupa dan berwajah hodoh. Nabi Muhammad saw membuat seruan ini bukan saja kepada umat Islam, atau orang-orang Mukim atau pengikut-pengikutnya sahaja malah memanggil semua manusia, malah jin juga.

Rasulllah saw bersabda 'Wahai sekelian manusia, sesunguhnya tidak ada fitnah di muka bumi ini, sejak Allah menciptakan Nabi Adam a.s. dan keturunannya - yang lebih dahsyat daripada Dajjal. Dan Allah swt tidak mengutus seorang rasul atau nabi pun kecuali untuk memperingatkan umatnya dari kemunculan Dajjal. Aku adalah nabi terakhir dan kamu sekelian adalah umat terakhir pula. Dajjal pasti keluar dari tengah-tengah kamu, Jika dia keluar, sedang aku ada di antara kamu, maka aku akan mengalahkannya dengan hujjah dan kemampuanku. Jika dia keluar setelah aku tiada, maka setiap orang menjadi penolong bagi dirinya sendiri untuk mengalahkan musuhnya. Allah adalah penggantiku bagi setiap Muslim,....."

Dari sebuah hadis panjang yang diriwayatkan oleh seorang sahabat agung, Abu Umamah r.a. dari Nabi Muhammad saw. Hadis ini dikeluarkan oleh Ibn Majah dalam bukunya bertajuk Musnad. Dia menilai hadis ini sebagai hadis sahih. Ibn Khuzaiman dan at Hakim pun ada mengeluarkan hadis yang sama ini.

Sebagai orang Islam, marilah kita sama-sama fikirkan dan mengajak setiap orang Islam yang mepunyai kepintaran untuk memikirkan masalah ini.Dajjal bukan saja membuat fitnah tetapi juga akan menjajah akal dan otak manusia melalui caranya tersendiri.

Dunia harus banyak memerhatikan berbagai kumpulan rahsia yang diadakan oleh orang-orang Yahudi. Apabila sudah diketahui akan perkumpulan itu, maka hendaklah berusaha menumpaskan
perkumpulan itu.

Perhatikan baik-baik, bahawa terjadinya berbagai kejahatan di dunia ini ditentu dan diputuskan oleh para pemimpin dan tokoh-tokoh dunia yang misteri, yang memimpin berbagai agen rahsia. Semua perkumpulan rahsia ini bernaung di bawah satu kumpulan besar yang dikuasai dan dikendalikan oleh seorang Bomoh Besar. Tetapi siapakah orang itu? Tidak sesiapa pun tahu siapa sebenarnya orang yang dimaksudkan itu.Di riwayatkan dari al Marits dari ImamAli.
"Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda/akan terjadi banyak fitnah bagaikan penggalan malam gelap gelita. Aku bertanya.'Apa jalan keluarnya wahai Rasulullah?' Baginda menjawab/Peganglah kitabullah (AIQuran) Di dalamnya termuat berita mengenai orang-orang sebelum kamu dan kabar mengenai orang-orang sesudahmu. Al Quran menjadi pemutus hukum di antara kamu sekelian, yang memisahkan kebenaran dari kebatilan dan bukan bahan senda gurauan.

Barang Siapa tidak mengikutinya kerana kesombongan, ia past! akan dibinasakan Allah. Barangsiapa mencari petunjuk di luar Al Quran, maka ia pasti akan disesatkan Allah. Al Quran adalah tali Allah yang kukuh, cahaya Allah yang terang dan zikir yang penuh hikmah. la adalah jalan yang lurus. Dengan berpegang kepadanya, hawa nafsu tidak akan menyimpang dan lidah pun akan tegak dalam kebenaran. Pendapat para ahli ilmu tidak akan pernah bercabang-cabang bersamanya, para ulama tidak akan pernah kenyang dari ilmunya. Orang-orang bertakwa tidak akan pernah merasa bosan membaca dan merenunginya. Al Quran tidak akan usang kerana dibaca berulang-ulang dan tidak akan pernah habis keajaibannya. Jika jin mendengarkan bacaannya, maka mereka tidak henti-hentinya mengatakan,Sesungguhnya kami mendengar Al Quran yang menakjubkan.

Barangsiapa mendapatkan ilmu darinya, ia pasti unggul. Barang siapa berkata dengan menggunakan konsepnya, ia pasti berada dalam kebenaran. Barangsiapa mengamalkan kandungannya ia pasti diberi pahala dan barang siapa mengajak orang lain kepadanya, dia pasti akan ditunjukkan ke jalan yang lurus." (Hadis Riwayat Imam at-Turmudzi) Mungkinkah Dajjal akan muncul ke dunia dengan menaiki pesawat terbang yang kelajuannya tidak dapati ditandingi oleh pesawat buatan manusia? Siapakah yang akan berjaya membunuh Dajjal? Apakah yang akan dilakukan oleh Dajjal....

dipetik dari majalah DAJJAL MUNCUL.

Tuesday, 3 April 2012

Manusia, Ruh dan Al-Quran Oleh: Abdullah Nasri

Ruh Menurut Al-Quran

Sebuah pertanyaan yang sampai saat ini jawabannya belum mampu memuaskan manusia adalah, apakah hakikat wujud manusia? Apakah wujud manusia hanya sebongkah badan  materiel, atau juga membawa hakikat selain materi? Dengan kata lain, apakah al-Quran mengakui bahwa manusia adalah hakikat selain materi yang disebut dengan ruh atau menolaknya? Bila mengakui demikian, lalu bagaimana kitab suci ini menjelaskan hubungan ruh dengan badan? Apakah ruh ada setelah kejadian badan atau sebelumnya? Apakah al-Quran mengakui bahwa setelah kehancuran badan, ruh tetap ada atau tidak?
  Sebenarnya al-Quran telah menyebutkan adanya dimensi selain materi pada manusia yang disebut dengan ruh. Sebagaimana yang diisyaratkan oleh ayat berikut ini: Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ruh-Nya ke dalamnya dan Dia menjadikan untuk kalian pendengaran, penglihatan dan hati tetapi sedikit sekali kalian  bersyukur.[1] Kalimat “meniupkan ruh-Nya ke dalamnya” dalam ayat di atas menunjukkan adanya dimensi yang bernama ruh pada manusia. Setelah menjelaskan tentang ruh, ayat tersebut mengatakan bahwa Allah menciptakan untuk kalian telinga, mata dan hati, menurut pandangan sebagian para penafsir, meskipun membicarakan tentang anggota badan akan tetapi maksudnya adalah penggunaan dari anggota tersebut yaitu mendengar dan melihat. 
 Mungkin bisa juga diambil kesimpulan secara detil dari ayat di atas bahwa setelah menyebutkan tentang peniupan ruh kemudian menyebutkan tentang telinga, mata dan hati sebabnya adalah karena sumber asli perbuatan anggota tersebut adalah ruh. Yakni bila ruh tidak ada maka anggota tersebut tidak ada gunanya karena anggota tersebut hanya berperan sebagai perantara bagi ruh, tanpa ruh dengan sendirinya anggota tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. 
 Dalam filsafat Islam telah terbukti bahwa badan berperan sebagai perantara bagi aktivitas ruh. Aktivitas yang dilakukan oleh anggota badan pada hakikatnya sumbernya adalah ruh. Yakni melihat, mendengar, mencium dan berbicara semuanya terkait dengan ruh. Mata, telinga, hidung dan lidah hanya sekedar perantara untuk mengetahui masalah-masalah ini. Misalnya sebuah kacamata. Orang yang penglihatannya lemah, ia menggunakan kacamata, lantas apakah kacamata itu sendiri yang melihat atau kacamata hanya sekedar perantara bagi mata? Jelas kacamata dengan sendirinya tidak bisa melihat akan tetapi ia harus diletakkan di depan mata sehingga mata yang kerjanya adalah melihat dengan menggunakan kacamata ia bisa melihat sesuatu. Pada hakikatnya mata dalam contoh tersebut sama seperti ruh, dan telinga, mata dan lidah seperti kacamata sebagai perantara. Ruh dengan perantara anggota badan bisa melakukan aktivitasnya.
 Ayat lain yang mengisyaratkan adanya ruh pada manusia adalah ayat berikut ini:
Dan apabila Aku telah menyempurnakan  kejadiannya dan meniupkan ruh-Ku ke dalamnya maka tunduklah kalian kepadanya dengan bersujud.[2] Dua poin penting yang ada dalam dua ayat di atas adalah Allah mengatakan,  “Aku meniupkan ruh-Ku”, apa maksud dari kalimat tersebut? Apakah maksudnya adalah Allah meniupkan sebagian ruh-Nya kepada manusia. Yakni sebagian ruh-Nya masuk ke dalam tubuh manusia atau ada maksud yang lain lagi?
 Jelas Allah bukan ruh sehingga harus memasukkan sebagian ruh-Nya ke dalam tubuh manusia, akan tetapi yang dimaksud oleh al-Quran dengan penjelasan ini adalah kemuliaan dan ketinggian ruh itu sendiri. Yakni ruh begitu bernilai sehingga Allah menghubungkannya dengan diri-Nya dan mengatakan, “Aku meniupkan kepadanya ruh-Ku”. Bisa kita jelaskan dengan contoh lain seperti masjid adalah rumah Allah. Kita tahu bahwa masjid bukan rumah Allah, karena Dia bukan materi sehingga harus membutuhkan tempat tinggal, akan tetapi maksudnya adalah nilai dan pentingnya masjid sehingga disebut dengan rumah Allah. Contoh lain seperti majelis rakyat juga disebut sebagai rumah rakyat.
 Ada ayat lain yang mengisyaratkan tentang wujudnya ruh:Demi nafs (ruh, jiwa) dan penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan jalan kefasikan dan jalan ketakwaannya.[3] Ayat di atas menceritakan tentang realitas ruh yang memiliki pemahaman. Ayat di atas mengatakan bahwa Allah telah mengilhamkan pemahaman baik dan buruk. Mengingat bahwa pada manusia  tidak terdapat anggota badan pun yang bisa memahami sesuatu,  maka yang layak memiliki pemahaman adalah kekuatan selain materi yang disebut oleh al-Quran dengan ruh atau nafs.
 Di sini kita mengajukan dua argumentasi untuk membuktikan keberadaan ruh yang nonmateri:
 1. Salah satu pembuktian ruh ialah cara manusia memperoleh konsep-konsep universal (intiza’-e mafahim-e kulli). Maksud dari universal di sini ialah bahwa konsep-konsep itu bisa bisa diaplikasikan pada banyak objek.  Misalnya, manusia sebagai konsep universal. konsep manusia ini bisa diaplikasikan pada semua objek individualnya seperti Ali, Husein, Husein dan selain mereka. Kita juga tahu bahwa konsep-konsep universal ini tidak ada secara konkret di luar, karena segala yang ada di luar memiliki keadaan, kualitas dan kuantitas tertentu. Pertanyaannya, di manakah tempat konsep-konsep universal ini? Jelasnya, tempat mereka nonmateri, karena materi melazimkan bentuk tertentu, keadaan tertentu, batas ruang dan waktu tertentu, sementara konsep-konsep universal tidak memiliki satupun dari ciri-ciri ini. Dengan demikian, maka mesti ada suatu sisi selain materi dalam wujud manusia, sehingga konsep-konsep universal -yang tidak memiliki ciri-ciri materiel sedikit pun- itu bisa berada di dalamnya.
 2. Salah satu dari ciri-ciri materi ialah adanya hubungan khas antara tempat dan penempat (yang menempati). Yakni, penempat tidak pernah lebih besar dari tempatnya; sesuatu yang lebih besar tidak bisa menempati ruang yang kecil. Manusia banyak menyaksikan benda-benda besar dan ia bisa menempatkan gambaran (konsep) benda-benda besar tersebut dalam pikirannya sesuai dengan ukurannya. Misalnya, ia bisa membayangkan gedung bertingkat dua puluh dalam pikirannya atau menggambarkan ratusan meter persegi gunung dalam pikirannya. Pertanyaannya, kalau benar bahwa penggambaran gedung bertingkat dua puluh ini bisa dilakukan oleh otak sebagai benda yang memiliki ukuran kecil, lantas bagaimana benda yang besar itu bisa menempati tempat yang kecil ini? Jelas, berdasarkan kaidah di atas (yakni hubungan khas antara tempat dan penempatnya) pasti ada satu hakikat nonmateri dalam diri manusia, sehingga ia bisa menempatkan sesuatu yang besar itu dalam dirinya sesuai dengan ukuran sebenarnya. Dan hakikat tempat tersebut ialah ruh (nafs). Karena ruh bukan materi, ia bisa ditempati oleh sesuatu yang besar.

Hubungan Ruh dengan Badan

Dalam pembahasan ruh (nafs) ada pertanyaan, “apa hubungan badan dengan ruh? Apa pendapat al-Quran dalam masalah ini? Apakah al-Quran mengakui bahwa ruh dan badan adalah dua hakikat yang berpisah di mana antara keduanya terdapat dualisme, atau al-Quran mengakui pendapat yang lainnya lagi?”
 Dalam sejarah filsafat,  Descartes dan pendukungnya memaparkan teorinya bahwa ruh dan badan adalah  dua substansi yang berbeda. Yakni jasmani adalah sesuatu dan ruh adalah sesuatu yang lain lagi. Dan manusia adalah hakikat yang tersusun dari dua paduan yang berbeda. Decart mengatakan bahwa sifat aslinya badan adalah perpanjangan, perluasan. Dan sifat aslinya ruh adalah berpikir. Tentunya, Descartes mengakui bahwa antara badan dan ruh, terdapat suatu hubungan, dan yang menghubungkan keduanya adalah kelenjar (pineal gland) yang ada dalam otak.   
 Teori lain mengatakan bahwa hakikat wujud manusia adalah ruh itu sendiri. Wujud manusia bukan komposisi dari badan dan ruh. Yakni, wujud manusia adalah ruhnya itu sendiri, bukan ruh sebagai satu bagian dari wujud manusia. Oleh karenanya, berdasarkan teori ini, antara ruh dan badan ada sejenis hubungan yang disebut dengan hubungan taktis (ertebat-e tadbiri), yang di dalamnya badan sebagai alat dan ruh sebagai pengelola.  
 Ayat di bawah ini menunjukkan bahwa al-Quran mengakui bahwa wujud manusia sebagai ruh itu sendiri.  Katakanlah, Malaikat maut yang diserahi mencabut nyawamu akan mematikan kalian (yatawaffakum: mengambil kalian secara keseluruhan)  kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.[4] Kata “tawaffa” artinya adalah mengambil, dan mengambil secara penuh. Ayat di atas mengatakan bahwa malaikat pencabut nyawa akan mengambil dasar wujud manusia. Kalau memang ruh adalah satu bagian dari wujud manusia, al-Quran tidak mengatakan: “yatawaffakum”, tetapi ia akan mengatakan: “yatawaffa ba’dhakum”. Mengambil sebagian dari kalian berbeda dengan mengambil kalian secara keseluruhan.
 Maka dari itu, mengingat bahwa malaikat maut akan mengambil ruh manusia; bukan mengambil badannya. Dan ayat tersebut juga mengatakan bahwa malaikat akan mengambil kalian secara keseluruhan. maka itu jelas bahwa hakikat wujud manusia adalah ruh, bukan badan. Dengan melihat ayat berikut ini, akan kita dapatkan bahwa wujud manusia adalah ruh, bukan badan. Jika kamu melihat orang-orang yang zalim berada dalam tekanan-tekanan maut dan para Malaikat merentangkan tangan-tangannya seraya berkata ‘keluarkanlah ruh kalian!’ di hari ini kalian akan dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan karena kalian selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yang tidak benar dan kalian selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.[5]
 Dua poin penting dalam ayat tersebut adalah kalimat “keluarkanlah ruh kalian” dan kalimat “hari ini kalian akan dibalas” (tujzauna), yang menunjukkan masa sekarang dan masa yang akan datang. Artinya, dan pembalasan siksa itu berlanjut, maka yang disiksa adalah ruh, karena badan manusia akan rusak dan binasa dengan kematian, ketika itu ia tidak menanggung siksa di alam barzakh. 

Bagaimana Kejadian Ruh?

Terdapat banyak teori berkaitan dengan cara kejadian ruh. Hanya saja, di sini kami akan  membahas dua teori yang penting.
 1. Teori Ruhaniyatul hudus ruhaniyatul baqa’. Pendukung teori ini menyatakan bahwa hakikat ruh terkait dengan alam malakut (metafisik). Yakni, sebelum kejadian badan, ruh berada di alam malakut. Setelah kejadian badan, ruh menjadi tawanan badan dalam jangka waktu tertentu. Dan setelah manusia mati, ruh kembali lagi ke asalnya, yaitu ke alam malakut.
 2. Teori Jismaniyatul hudus ruhaniyatul baqa’. Penggagas teori ini adalah Mulla Shadra. Ia mengatakan bahwa ruh bukan materi, juga tidak turun dari alam malakut ke alam natural. Akan tetapi, ruh terjadi dari evolusi substansial materi (takamul-e jauhari-ye madeh). Dengan penjelasan lain, ruh manusia muncul dari gerak substansial yang disebut dengan nafs natiqah (ruh yang berakal) dan ia abadi dan tidak musnah sepeninggal badan. Oleh karenanya, ruh adalah hasil dari evolusi natural. Oleh karena itu, kejadian ruh demikian ini disebut dengan jismaniyatul hudus.
 Di sini kita ingin mengetahui; mana dari dua teori ini yang diterima oleh al-Quran? Apakah dalam masalah ini ayat-ayat al-Quran juga memaparkan pendapatnya? Dengan mengkaji ayat di bawah ini, bisa dikatakan bahwa al-Quran menerima teori  ‘Jismaniyatul hudus ruhaniyatul baqa’. Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging.[6]
 Al-Quran melanjutkannya demikian:
Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.[7] Pada tahapan penciptaan dalam ayat di atas digunakan lafazh ‘Fa’ dan ‘Tsumma’  yang artinya ‘kemudian’, di mana jika kita teliti maka akan memahami maksudnya dengan baik.
 Penjelasannya adalah dua lafaz ini memiliki selisih yang sangat dekat sekali. Artinya, jika selisih antara tahapan hanya dari segi sifat atau selisih substansinya dekat sekali, seperti selisih antara tahapan gumpalan darah dengan gumpalan daging, dan gumpalan daging dengan tulang belulang maka yang digunakan adalah lafazd ‘Fa’.
 Sedangkan selisih antara saripati tanah sampai mani dan mani sampai gumpalan darah maka selisih substansinya jauh.
 Kalau al-Quran mengatakan ‘Tsumma Ansya’nahu Khalkan Akhar’, yaitu kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain, sebagai penguat makna tersebut di mana selisih tahapan ini dengan tahapan sebelumnya adalah jauh yaitu daging bercampur tulang belulang.
 Kata ‘Ansya’ dalam sastra Arab artinya adalah menciptakan sesuatu yang belum terjadi sebelumnya.
 Dalam tahapan penciptaan manusia yakni dari tanah sampai daging bercampur tulang belulang, al-Quran menggunakan kata ‘Khalaqa’ dan ‘Ja’ala’. Namun di akhir menggunakan kata ‘Ansya’ dan ‘Khalqan Akhar’ untuk menunjukkan bahwa pada tahapan akhir muncul sesuatu yang baru bagi manusia. Dengan kata lain setelah manusia menjalani tahapan materi ia sampai pada satu tahapan di mana Allah mewujudkan untuknya ciptaan yang lain.
 Oleh karenanya, dengan melihat empat poin di bawah ini maka penyimpulan teori ‘Jismaniyatul hudus-nya ruh  bisa disandarkan pada ayat-ayat di atas:
 1. Sekaitan dengan lafazd ‘Tsumma’ dan ‘Fa’. Lafazd Tsumma digunakan untuk tahapan penciptaan sebelum munculnya ruh. Sedangkan lafazd ‘Fa’ (menunjukkan selisih antara tahapan wujud) digunakan pada tahapan terakhir penciptaan manusia ketika ruh sudah bergabung dengan badan.
 2. Penggunaan kata ‘Ansya’, menunjukkan penciptaan sesuatu yang belum terjadi sebelumnya.
 3. Dalam penciptaan ruh menggunakan istilah ‘Khalkan Akhar’ artinya penciptaan lain.
 4. Pada kata ‘Ansya’nahu’, zamir ‘Hu’ kembali kepada makhluk yang melewati beberapa tahapan dari gumpalan darah sampai daging yang menutupi tulang.[EMS]

[1]. QS, As-Sajdah: 9.
[2] . QS, Al-Hijr: 29.
[3] . QS, As-Syams: 7-8.
[4] . QS, AS-Sajdah: 11.
[5] . QS, Al-An’am: 93.
[6] . QS, Al-Mukminun: 12-14.
[7] . QS, Al-Mukminun: 14.

Ternyata Alam Semesta Berbentuk Terompet yang Akan Ditiup oleh Malaikat Israfil pada Hari Kiamat!!

Masih ingat nggak tebak – tebakan tentang Malaikat Isrofil dan terompetnya? Seingat saya bunyinya seperti ini, “Sebelum kiamat datang, apa yang sekarang di lakukan oleh malaikat Isrofil?” Jawabnya, “Sedang membersihkan terompetnya.” Mungkin yang ada di benak kita malaikat Isrofil itu seperti sesosok seniman yang asyik mengelap terompet kecilnya sebelum tampil diatas panggung.
Sebenarnya seperti apa sih terompetnya — atau yang biasa juga dikenal dengan sangkakala– malaikat Isrofil itu? Sekitar enam tahun silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja. Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet. Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable) (lihat gambar bentuk alam semesta dibawah).
a
Bentuk Alam Semesta
Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.
Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :
“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah. Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”
Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk. Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.
Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja. Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 :
“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”
Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.
“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”
Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, konon pula si peniupnya dan konon lagi sang penciptanya? Allahu Akbar
Wallahu a’lam bishawab!
(dari labuberbulu.wordpress.com dari alisaid.wordpress.com )