Saturday, 21 November 2015

SISTEM IMMUN (kekebalan tubuh)





Fungsi:
1. Melindungi tubuh dari invasi penyebab penyakit; menghancurkan menghilangkan mikroorganisme atau substansi asing (bakteri, parasit, jamur, dan virus, serta tumor) yang masuk ke dalam tubuh
2. Menghilangkan jaringan atau sel yg mati atau rusak (debris

sel) untuk perbaikan jaringan.
... 3. Mengenali dan menghilangkan sel yang abnormal

Sasaran utama:
1. bakteri patogen & virus
2. Leukosit mrpkn sel imun utama (disamping sel plasma, makrofag, & sel mast)

Patogen bagi tubuh manusia
* Bakteri
* Virus
* Jamur
* Protozoa bersel satu
* Parasit

Struktur Struktur Imun
* Organ sistem imun berada di seluruh bagian tubuh ® organ limfoid
* Organ limfoid: ‘rumah’ bg limfosit

* Jaringan limfoid primer:
1. kelenjar thymus
2. sumsum tulang


* Jaringan limfoid sekunder:
1. berkapsul: limpa & kelenjar limfa
2. tdk berkapsul: tonsil, GALT (gut-associated lymphoid tissue), jar.limfoid di kulit, sal.napas, kemih, & reproduksi

* Ada 2 sistem kekebalan tubuh:
1. Sistem kekebalan nonspesifik (didapat) (innate immune system)
2. Sistem kekebalan spesifik (dipelajari/adaptif) (learned/adaptive immune system)

Sistem Kekebalan Spesifik
Atau Sistem kekebalan adaptif dapat menghancurkan patogen yang lolos dari Sistem kekebalan non-spesifik.

Mencakup:

kekebalan humoral : produksi antibodi oleh limfosit B (sel plasma)
kekebalan selular :di dalam sel

Sistem Kekebalan Humoral
Antigen (Ag) merangsang sel B berubah menjadi sel plasma yg memproduksi antibodi (Ab).
Ab disekresi ke darah ; semua Ab akan mencapai darah menjadi gamma globulin = imunoglobulin (Ig)

Imunoglobulin (Ig)
Ada 5 kelas:
Ig M : berperan sbg reseptor permukaan sel B & disekresi pd tahap awal respons sel plasma
Ig G : Ig terbanyak di darah, diproduksi jika tubuh berespons thd antigen yg sama , Ig M & IgG berperan jika tjd invasi bakteri & virus serta aktivasi komplemen
Ig E : melindungi tubuh dr infeksi parasit & mrp mediator pd reaksi alergi; melepaskan histamin dari basofil & sel mas
tIg A : ditemukan pd sekresi sistem perncernaan, pernapasan, & perkemihan (cth: pd airmata & ASI)
Ig D : terdapat pada banyak permukaan sel B; mengenali antigen pd sel B

Sistem Kekebalan Seluler
Limfosit T spesifik untuk kekebalan terhadap infeksi virus & pengaturan pd mekanisme kekebalan.
Sel-sel T harus kontak langsung dg sasaranAda 3 subpopulasi sel T: sel T sitotoksik, sel T penolong, & sel T penekan
Major histocompatibility complex (MHC): kode human leucocyte-associated antigen (HLA) yg terikat pd permukaan membran sel; khas pd setiap individu
Surveilens imun: kerjasama sel T sitotoksik, sel NK, makrofag, & interferon

Gangguan Sistem imun
Lack of response (imunodefisiensi) contoh: AIDS, leukemia
Incorrect response (peny. autoimun) contoh: DM tipe I, miastenia gravis, multiple sclerosis;penyakit Graves.
Overactive response (alergi/ hipersensitivitas) contoh: asma, rhinitis allergic, rx transfus

No comments:

Post a Comment